Khamis, 23 Mac 2017

SEPOTONG KISAH DAN CATATAN TITIK BALIK




                Pertengan tahun 2016, menjadi titik balik kehidupan. Kalau sekarang aku menyebut sebagai ujian Tuhan untuk naik kelas. Bukankah orang yang diuji berhak naik kelas. Di ujung telpon dengan airmata bercucuran, suara seorang sahabat terdengar “ Aku tak mengenali dirimu lagi ukhty, kau bukan sahabay yang kukenal. Kau tidak seperti ini. Memiliki energi positif, semangat, visi. Kau tak serapuh ini. Itu bukan dirimu. Bukan..bukan! Kembalilah seperti dirimu yang aku kenal dulu dan kemarin. Motto yang selalu kau ucapkan “Tak akan kalah sebelum berjuang!  Kamu seperti orang asing bagiku” (mau colek orang yang ngomongin tapi tak usahlah ^_^ pasti dikau membacanya.)
            Saat itulah aku tersadar telah jauh berjalan dari garis batas. Dari sebuah komitmen yang kubangun awal tahun. Sebagaimana harus bersikap. Saat aku mulai goyah dan kehilangan arah dan tujuan. Mengambil jalan menepi dari hingar binger. Merenung dalam keheningan. Menanta kembali mimpi-mimpi yang sempat terpatih. Memadang buku agenda dari ukiran mimpi-mimpi.
            Keputusan besar kuambil, memberi jarak bukan bearti membenci. Tapi hanya untuk bisa meloncat lebih tinggi. Bila hadirku hanya menggores luka untuk orang lain. Maka akan memilih pergi dan menjauh. Bukankah tuhan akan menguji titik kelemahan kita. 
            Menyusun kembali benteng-benteng diri. Bila keledai saja tak pernah jatuh kelubang untuk kedua kali maka akupun begitu tak boleh jatuh untuk kedua kali dengan permasalahan yang sama.
            Mulai lagi menanta apa yang menjadi impian. Mengazamkan diri. Sambil menatap buku agenda. Semangatpun mulai terpatih.  Meninggalkan akun lama yang telah kubuat dari tahun 2009. Membangun kembali akun yang baru juli 2016.
            Ada sesuatu penyakit yang bisa membunuhmu secara pelan-pelan  yaitu kebaperan. Maka berusaha menutup telinga dan mata. Fokus pada satu titik yaitu impian.
            Waktu berjalan menguatkan hati agar bisa tegak berdiri.  Mulai gabung di berbagai grup kepenulisan. Oktober aku pengumuman  tentang komunitas penulis kreatif dan tempat sesuai domisili. Tak pikir panjang aku langsung chat sama admin. Buat bergabung disana.  Ikutan kopdar bertemu dengan ketua bunda @irma dan teman kpkres yang lain.
            Tapi karena suatu hal  dan tidak bisa aktif lagi serta kesibukan di dunia nyata yang begitu ekstra. Memutuskan  pada bulan desember off  sejenak.  Apalagi  memiliki recana untuk mengurus mutasi walaupun itu membutuhkan perjuangan ekstra dan kesabaran. Sampai sekarang berkas terus terpental dan tidak ACC.
            Inilah sekelumit perjalanan titik balik kehidupan.  Tak semua hal yang nampak itu benar dan tidak nampak salah.
****