Selasa, 15 Ogos 2017

LIMA TIPS AGAR NASKAH CEPAT SELESAI




Ide sudah di kepala rasa sudah tak sabar ingin dimuntahkan. Menggerakan jemari merangkai dalam bentuk tulisan. E..i tiba-tiba pas sudah di depan lattop hilang semua itu ide. Pernah mengalami hal seperti. Kalau aku mah sering, tapi itu dulu. Sekarang syukurlah nggak lagi. Mau berbagi nih lima tips agar naskah yang digarap cepat selesai :
a.      Tulis ide
            Saat ide sudah ada di ubun-ubun. Langsung tuliskan dimanapun media. Bisa di hp, disecarik kertas, atau mungkin di buku agenda tak perlu menunggu di depan lattop. Jangan biarkan ide  melayang, terbuang cuma-cuma. Bila ide itu  datang nggak segera diekskusi malah lenyap terbawa angin. Kasian bangetkan. Nah kalau ide sudah ditulis, kalau lupa, bisa dibaca lagi. Tinggal mengolah ide tersebut di ruang imajenasi. Berkreasi sekreatif mungkin.
b.      Pede pada tulisan sendiri
            Baru menulis berapa halaman, merasa jelek dan nggak puas langsung dihapus. Begitu terus berlanjut. Merasa alurnya kurang, tema kurang grereget. Ingatlah tulisan yang bagus di mata pembaca itu, telah melewati berbagai proses bongkar pasang. Setelah berkali-kali bahkan ratusan kali menulis. So pede saja pada tulisan kita. Jangan minder duluan. Apalagi baru sekali dua kali menggarap naskah.
c.       Tetapkan Deadline menulis
            Kita harus memiliki deadline. Perjanjian dengan diri sendiri. Kapan seharusnya naskah itu bisa diselesaikan. Misal dalam waktu dua minggu, sebulan, dua bulan. Komitmen dengan apa yang telah kita buat. Kalau nggak ada tegang waktu bisa molor  itu naskah. Nggak selesai-selesai jadinya.
d.      Displin menulis
            Misal sehari harus menulis seribu kata. Maka bayangkan dalam satu bulan itu sudah terkumpul 30ribu kata. Angka yang cukup fantatis , bisa menjadi naskah novel. Pelan-pelan asalkan displin akhirnya selesai juga. Displin  menjadi arena melatih diri. Ibarat pedang biar tajam harus diasah. Displin menulis sama dengan mengasah pena biar tinta tidak macet saat digunakan untuk menulis.
e.       Baca  Buku
            Baca buku adalah nutrisi bagi penulis. Agar ide lancar dan mengalir deras bak air bah.  Kebutuhan otak juga harus terpenuhi. Selain cuci mata ke toko buku atau keperpustakaan. Membaca menjadi rutinitas  wajib. Bila kepala sudah penuh  maka tinggal dituangkan lagi. Tidak ada ceritanya macet.
Itulah lima tips agar tulisan cepat kelar. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Selain lima tips diatas ada satu hal yang lebih penting lagi yaitu berdoa.   Semoga bisa diterapkan.

Tiada ulasan: