Khamis, 26 November 2015

Review Buku Budidaya Rosella, Strategi “Memanen” Uang Dalam 4 Bulan




Judul               : Budidaya rosella
Penulis             : Reni Rahmawati, S.P.
Penerbit           :Pustaka Baru pres
Tebal               : 179 halaman
            Buku budidaya rosella ini berisi tentang kisah sukses orang yang menanam rosella menjadi pundi-pundi uang. Bunga yang semula tumbuh liar, setelah diketahui memiliki beragam khasiat dan manfaat untuk kesehatan mulai dilirik. Budidaya rosella terbilang sangat mudah, bisa menyetek batang atau menanam dari biji. Tapi kebayakan menanam dari biji, satu bunga menghasilkan satu biji. Empat bulan sudah bisa dipanen dan dinikmati hasilnya. Harga jual rosella semakin hari semakin meningkat, dari yang awalnya hanya 20ribu per kg, karena permintaan pasar terus melonjak  harganya menjadi 100ribu lebih malah ada yang menjual dengan harga 500 ribu per kgnya. Biasanya rosella dikemas dalam bungkus kecil berbentuk teh, siap seduh dalam takaran gram. Bagaimanapun bisnis rosella ini sangat mengiurkan, perawat tanaman ini terbilang  mudah. Hasil yang didapatkan mencapai jutaan bahkan ratusan juta. Pangsa pasar tak hanya berada dalam negeri tapi juga merabah keluar negeri sampai ke Turki.
            Tanaman ini dapat di panen tiap 10 hari sekali. Dari 200 batang tersebut, sekali menghasilkan sekitar 75 kilogram (hal, 9)
            Cara menanam seperti saat menanam biji jagung, dengan didahului pengolahan tanah, kemudian 2/3 bibit ditanam dengan lubang antara 4 sampai centimeter. Sebaiknya jarak tanaman berkisar 60 cm. Disaat tanaman berusia sekitar 10 hari dengan tinggi 1 meter, tanahnya harus dipupuk kembali dengan pupuk kompos. Pada usia 4-5 bulan sudah panen. (hal, 12)
            Setiap bulan dia (Bambang Irwanto) berhasil menjual rata-rata 750 Kg rosella kering . Dengan harga jual RP 500.000,- per kg, setidaknya  Rp 225 juta mengalir di kantongnya setiap bulan. (hal, 48)
            Hasilnya mengejutkan, kembang rosella memang sangat berkhasiat mengobati penyakit-penyakit organik seperti darah tinggi, kolesterol, kencing manis, asam urat dan lain-lain. (hal,70)
            Pada prinsipnya bunga rosella dapat hidup di kondisi lahan, cuaca serta suhu yang bagaimanapun, akan tetapi disetiap daerah yang berbeda akan menghasilkan warna yang berbeda pula.  Batang rosella akan tumbuh dari satu titik tumbuh. Batangnya tumbuh sangat tinggi yaitu 1-3 meter dan lebar bisa mencapai 2 meter dan satu pohon bisa keluar kelopak bunga antara 10 kg (hal, 85)
            Setelah bertahun-tahun dikenal tanaman hias yang tak dihiraukan, sekarang tanaman ini dikenal dengan banyak khasiat yang bermanfaat bagi manusia. (hal, 94)

Tiada ulasan: