Sabtu, 7 November 2015

Review buku : Dahsyatnya Enzim



Judul              : Dahsyatnya enzim
Penulis            : Jhon wiliam
Penerbit          : Klik publishing
Tahun             :2011
Halaman         : 170 hal

            Saat membeli buku ini karena tertarik dengan judulnya, serta penjelasan yang ada dibelakang cover. Di bab awal buku ini menjelaskan tentang enzim secara detail dan terperinci tapi di bab selanjutnya penulis lebih membahas tentang beraneka makanan dengan fungsi tapi tidak berfokus kaitan makan tersebut pada enzim, baru pada bab terakhir ada bahasan yang berkaitan dengan enzim. Sebenarnya harapan saya setelah membaca buku ini akan lebih bisa memahami tentang enzim dengan lebih detail, tapi fokus penulis sepertinya terpecah. Terlepas dari itu semua, buku tetap memiliki manfaat dan menambah wawasan tentang satu hal yang belum diketahui sebelumnya. Penulis juga memasukan beragam jurnal penelitian yang menurut saya menjadi faktor penguat dari  opini. Penulis juga menyajikan buku ini dengan bahasa yang cukup ringan.
            Dr Hiromi Shinya, adalah ahli bedah perut yang telah memeriksa ataupun melakukan koloskopi pada lebih dari 300.000 perut manusia. Ia telah melakukan kuisonair untuk menghubungkan antara kondisi perut seseorang dengan pola makannya. Dalam buku, the miracale of enzyame menjelaskan bahwa ternyata susu sapi dan semua produk turunannya seperti yoghurt dan keju ternyata sebagai penyebab kotornya perut, divertikula dan menumpuknya kotoran stagnan. (Hal.46)
            Beliau mengatakan dengan yakin, berdasarkan hasil pengamatan klinis, seseorang yang mengkonsumsi yoghrut setiap har, bau kotoran dan gas akan menjadi semakin tajam, yang mengindikasikan lingkungan usus semakin memburuk. Akibat dari usus yang kotor ini menyebabkan beraneka penyakit di seluruh organ tubuh manusia. (Hal.48)
            Asam amino adalah produk pemecah protein. Saat asam amino dibentuk dalam jumlah besar, darah menjadi asam, untuk itu tubuh akan menetralisirnya dengan kalsium. Sebagai akibatnya konsumsi protein yang berlebihan dapat berakibat kekurangan kalsium. (hal. 68)
            Waktu yang disarankan untuk meminum air putih, agar maksimal untuk tubuh kita adalah 2 gelas setelah bangun tidur dapat membantu mengaktifkan organ dalam. Satu gelas 30 menit sebelum makan dapat melancarkan pecernaan. Satu gelas sebelum mandi dapat menurunkan tekanan darah, dan satu gelas sebelum tidur dapat mencegah stroke dan serangan jantung. (hal. 98)
            Semakin lama kita menguyah maka semakin banyak air liur yang dikeluarkan di mulut, jumlahnya ratusan kali lebih banyak dibandingkan saat diam (tidak mengunyah). Tidak berarti bahwa enzim yang berada didalam tubuh akan semakin berkurang. Akan semakin sedikit jumlah enzim yang digunakan saat mengunyah dengan baik. (hal. 120)

Tiada ulasan: