Isnin, 15 Februari 2016

Lima Keuntungan Bila Ibu Memberikan Asi



Sudah bukan menjadi rahasia umum bahwa, ASI menjadi makanan terbaik bagi bayi. Kandungan gizi yang terdapat pada ASI tidak ada yang menandinginya, termasuk susu formula terbaik sekalipun. Maka tak heran bila dalam Al-quran  dinyatakan bahwa ibu seharusnya memberi susu sampai dua tahun. Sekarang pemerintah lagi gencar-gencar mengkampanyekan ASI Ekslusif selama enam bulan. Mari dukung program pemerintah demi anak Indonesia yang cerdas. Ada lima keuntungan bila ibu memberikan ASI :
a.      Hemat biaya
ASI itu, ngak pakai beli, cukup pastikan asupan nutrisi ibu terjamin serta pola makan yang tejaga. Maka ASIpun mengalir dengan lancar. Bandingkan bila kita harus menggunakan susu formula. Satu kontak saja. Ada yang harga  sampai ratusan ribu. Bila satu minggu satu kotak kalikan saja dan hitung uang yang harus dikeluarkan. Bila ibu memberikan ASI maka tak perlu mengluarkan uang. Uang itu bisa di pakai buat beli yang lain. Hemat biaya bukan.
b.      Bayi lebih sehat
Saya pernah membaca sebuah jurnal penelitian, tapi lupa alamatnya bahwa  bayi yang diberi ASI dengan cukup tidak akan gampang sakit. Kandungan gizi pada ASI,  sudah paket komplit tidak perlu tambahan apapun, untuk enam bulan pertama. Dengan ASI maka sistem imun anak akan terbangun dengan baik, karena asupan nutrisi sebagai pembentuk sel tubuh terpenuhi. 
c.       Kebersihan terjamin
Kebersihan ASI terjamin, telah diolah oleh tubuh dengan sedemikian rupa. Berbeda dengan susu formula yang telah mengalami berbagai proses pengolahan sebelum dipasarkan. Pernah mendengar berapa kasus, bayi terkena diare karena meminum susu formula. Bila memang terpaksa menggunakan susu formula karena alasan tertentu misal  ASI ibu kering. Ibu harus pandai-pandai membaca komposisi yang terkandung dalam susu, sebaiknya konsulkan ke para ahlinya. Selain itu dot yang kurang bersih bisa menjadi penyebab sumber kuman dan bakteri.
d.      Tidak perlu repot
Saat bayi menangis karena lapar, tak perlu repot-repot memanaskan air, mengaduk susu dan memastikan susu tidak panas lagi. Bila ASI langsung bisa diberikan saat dibutuhkan, cepat dan praktis.
e.       KB Alami
Ibu yang memberikan ASI ekslusif, bisa menjadi KB alami. Dengan syarat selama  enam bulan,  memberikan ASI tanpa makanan tambahan. Ibupun harus rutin menyusui bayinya. Dengan bayi menyusu pada ibu, merangsang syaraf otak untuk mengeluarkan protaklin yang berguna mencegah ovulasi.
Itulah lima keuntungan bagi ibu yang memberikan ASI kepada anaknya, memiliki manfaat tak hanya bagi bayi dan ibu itu sendiri.

Tiada ulasan: